Gunung Punce Desa Lelamase, Kota Bima

Melewati ladang Jagung, padi dan kabut lembut Punce.

Dapat order bookingan trip dari Malaysia 4 bulan lalu rencananya mau ke Tambora. Peserta sudah mempersiapkan fisik dan mental, sudah semangat mau ke Tambora. H7 atau 1 minggu sebelum pendakian, aku selaku tour Guide mendapat info dari balai Taman Nasional Gunung Tambora, kalau Tambora di tutup tangal 25 Januari – 28 Feb. sedangkan pendakian kami 2-4 Feb. Sebelumnya mereka sempat kecewa, tapi ini semuanya di luar dari kemampuan manusia. Tambora di tutup karena alasan cuaca buruk. Nahhh aku mulai bingung dan mutar otak cari opsi lain. Ada beberapa opsi yang aku kasih ke peserta. Pendakian Gunung Sangiang, pendakian Gunung Punce dan tour Bima. Setelah mereka runding dan mempertimbangkan segala hl, peserta memilih pendakian Gunung Punce Lelamase, Kota Bima. Ketinggian gunung 1.050Mdpl.

3-4 Feb. Pendakian gunung Punce Lela Mase – Kabanta.
Ada banyak kejutan view selama pendakian kami. Ada 3 Meriam peningalan Sulta Mbojo (Bima) pertama sebagai benteng pertanahan, melewati ladang jagung dan padi di atas bukit dengan view yang sangat indah. Naik turun bukit, melewati dua sungai dan kabut lembut di puncak gunung.
Selama perjalanan peserta sangat happy dan SERONOKNYA.

Saat pulang kami memilih jalur Desa Kabanta yang bukan jalur pendakian. Jalur ini sering di lalui oleh warga Kabanta untuk berburu madu, berburu buah-buahan dan kayu bakar. Awalnya ada bekas jalan, tapi tak lama kemudian bekas jalan tadi mulai menghilang. Wajah para peserta mulai panik, aku tetap tenang dan terus buka jalur baru. Sesampainya di kali kami menemukan satu orang warga Kabanta yang lagi mancing, para peserta yang tadinya panik seketika mulai tenang setelah melihat orang. Dapat info segar, dari sungai ke Desa Kabanta 2 jam lagi. Tapi harus melewati beberapa bukit jagung dan padi, baru nyampe Desa Kabanta.

Tinggalkan komentar